“Ups… belum lima detik…”. Eh.. blum lima detik ato lima menit ya?? Hmm.. lupa-lupa ingat nih…. Yang jelas kalimat itu sudah jadi kalimat populer di mana-mana… Semula saya berpikir kalimat itu dipoluperkan oleh salah satu iklan di TV tentang produk pembersih lantai (Sebaiknya saya tidak menuliskan mereknya). Lalu, darimana datangnya istilah itu??

 
 

Ternyata istilah itu berasal dari guyonan lama para ibu rumah tangga di daerah Amrik Utara dan yu-kei. “Five-second rule”… demikian nama aslinya. Entah bagaimana datangnya aturan itu. Namun yang jelas, yang jadi pertanyaan, apa benar makanan yang jatuh ke lantai akan bebas dari kuman asal belum lebih dari lima detik??… hmm.. Pertanyaan bodoh.. Bagaimana kalo yang jatuh itu es krim misalnya… walopun baru satu detik, apa kita mau memungut dan memakannya lagi. Yeeaaakkk.. Kalo anak kecil sih hayuk..go on… siapa takut, yang penting nggak ada yang liat. :D

 
Tapi yang lebih bodoh lagi, ada yang melakukan percobaan mengenai hal ini. Seorang mahasiswa dari Universitas Illionis, namanya… (ah.. Sebaiknya saya tidak menuliskan namanya) dan seorang kandidiat doktor dari Universitas yang sama. Mereka mecoba meneliti makanan yang sudah disebar di lantai yang kering di sekitar kampus. Dan ternyata.. apa yang terjadi?? Hmm.. tunggu sebentar.. saya baca dulu ya’?

 
Ooo.. kemudian yang terjadi adalah mereka hanya menemukan sedikit bakteri yang menempel pada makanan tersebut. Jadi mereka berkesimpulan, makanan yang jatuh di lantai kering (dan bersih tentunya) aman untuk dimakan… (dimakan siapa dulu nih, manusia ato kucing??)

 
Trus, percobaan selanjutnya, mereka menyebarkan bakteri E.Coli (bakteri yang sangat terkenal itu lho.. duh.. amit-amit kalo blum kenal sama do’i) di lantai laboratorium. Kemudian mereka menaruh makanan jenis gummy dan cookies… (hmm..nyam.. i like cookies). Mereka meletakkan itu dalam selang waktu yang berbeda-beda. Kemudian mereka mengintip lewat mikroskop. Apa yang terjadi??… Hmm.. kali ini saya tidak perlu baca lagi. udah hapal kok.

 
Yang terjadi adalah bakteri-bakteri itu berhasil menggerogoti makanan tersebut kurang dari lima detik!! Waaw.. luarr biasa. Ups.. I mean… “five-second rule” telah dipatahkan!!. Yaaa.. wallahu a’lam sih.

 
Penelitian bodoh yang mereka lakukan selanjutnya adalah mereka melakukan
survey di masyarakat tentang “five-second rule” ini. Dan… survey membuktikan… 70% wanita dan 60% pria memegang aturan ini dalam hidup mereka, jadi.. kalo ada makanan jatuh di lantai mereka tetap memakannya sebelum tergeletak selama 5 detik. Dan.. survey lainnya adalah makanan jenis cookies dan permen adalah yang paling banyak diterapkan “five-second rule” ini.

 
Hmmm… kalo kita kebanyakan sih.. mo 5 detik ato 5 menit… tetap aja dilahap.. apalagi kalo makanan itu cuma satu-satunya dan ditambah dengan kondisi perut yang mencekam.

 

 

nb : Mahasiwa di atas memenangkan nobel untuk Public Health di tahun 2004 lalu. Waaw.. ternyata dia tidak bodoh!!

 
sumber:
1. ask.yahoo.com
2. wikipedia, keyword : “five-second rule”