“Hei!! sini dong..!”
Kalau kita sedang serius berjalan misalnya, tiba-tiba terdengar suara “Hei!!”, apa reaksi kita? 90% mungkin akan menoleh ke arah suara tersebut. Kenapa? Karena kita merasa dipanggil oleh suara tersebut.
Mungkin juga ada suara yang memanggil, “Halo, cowok..”. Kalo kita seorang cowok tulen, kita mungkin akan menoleh, sedangkan yang tidak merasa cowok akan tetap berlalu dan tidak peduli. Kalau pun menoleh, dia mungkin akan bergumam, “apa sih?”.
Atau.. ada suara yang memanggil, “Halo, cantik…”. Kalo kita merasa cantik, kita mungkin akan menoleh. Sedangkan yang tidak merasa cantik mungkin akan menoleh sambil bergumam, “menghina ya?”
Ada juga suara yang memanggil, “Hai, monyet..”. Kalo kita merasa monyet, kita mungkin akan menoleh. Sedangkan yang bukan monyet akan merasa tersinggung.
Kalo ada suara yang memanggil, “Hai, manusia..”. Dan jika kita adalah manusia kita seharusnya menoleh, sedangkan yang tidak merasa manusia akan cuek saja.
Ada pula suara panggilan, “Hai, Dono!”. Kalo kita mempunyai nama Dono, kita secara refleks akan menoleh. Jangankan Dono, yang bernama Domo pun kemungkinan besar akan merasa dipanggil. Sedangkan yang tidak bernama Dono mungkin akan menoleh dan kemudian bergumam, “oh..bukan saya”, atau..“salah orang kayaknya..”.
Ada suara yang memanggil, “Hai orang-orang yang beriman…”. Apa reaksi anda? Merasa terpanggil?
Atau bergumam, “ah..bukan saya ..”.
